Dikenal Ahli Berdakwah, Bagaimana Gaya Hidup Keseharian Al Habsyi? Beginilah Ceritanya..
Ahmad Al Habsyi sedang menjadi perbincangan karena praktik poligami dilakukannya.
Di balik kisah kisruh rumah tangganya, menarik pula disimak sisi lain kehidupan pesohor yang satu ini. Beberapa orang menyebut jika kehidupan ekonomi Al Habsyi sekarang cukup mapan.
Selain dari honor ketika ceramah on air maupun off air, bisnis suami Putri Aisyah Aminah juga tergolong sukses. Itu tampak dari rumah dan mobil mewah yang dikendarai pria kelahiran Palembang, Sumatera Selatan ini.
Ngomong-ngomong soal kendaraan, Al Habsyi ternyata punya mobil mewah jenis sedan yang sehari-hari digunakannya untuk berdakwah. Sejumlah netizen yang pernah bertemu langsung dengan Al Habsyi menyebut mobil Mercedes-Benz S-Class AMG.
Di Indonesia, harga mobil ini rata-rata di atas kisaran Rp 1 miliar.
“Pantesan recently habsyi ini hidupnya hedon yess. beberapa bulan yg lalu sempet ketemu, mobilnya S Class AMG euy macem punyanya rapi ahmad.. edun pisan lah pokokna mah,” tulis pemilik akun @shinta.nursatya.
“Sama saya juga pernah lihat dia pakai S Class. Woww...,” tulis pemilik akun @guntatana membenarkan.
Namun, saat mengalami kecelakaan di Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara, Al Habsyi mengendarai mobil MPV Toyota Innova. Mobil tersebut bisa dimiliki sebagai hasil atas jerih payah berdakwah. Tarif Al Habsyi sekali berdakwah dikabarkan mencapai di atas Rp 10 jutaan.
Tak hanya itu, dia juga memiliki sejumlah bisnis lain dijalankan, antara lain air mineral serta agen perjalanan yang punya cabang di beberapa daerah, salah satunya di Jawa Tengah.
Usaha inilah yang pernah dimanfaatkan seorang penipu yang juga PNS Kabupaten Kendal, Eko Edi Susanto. Penipuan itu berjalan sejak 2014 lalu.
Lewat nama usaha Jafisa Trade Center (JTC), Eko mengajukan kerja sama paket umrah murah dengan Al Habsyi. Kerja sama itu dilakukan dengan cabang Al Habsyi Travel di Jawa Tengah.
Eko kemudian menyebar brosur umroh dengan tawaran murah meriah serta memajang foto Ustadz Al Habsyi.
Tak pelak, ratusan calon jemaah pun mendaftar hingga mencapai 823. Namun, saat jadwal pemberangkatan 164 jemaah umrah untuk bulan Mei 2015 tiba, Eko menghilang. Ini yang membuat Al Habsyi Tour and Travel di Jawa Tengah kelabakan, karena terkena imbasnya juga.
Bahkan, pimpinan Al Habsyi Travel perwakilan Semarang, Farikhin Juwanda, terpaksa menjual aset pribadinya untuk menjaga nama baik Al Habsyi dan perusahaan miliknya. Penjualan itu digunakan untuk membiayai 164 jemaah yang sudah dijanjikan berangkat oleh Eko.
Kasus ini terungkap setelah Farikin melapor ke Polda Jateng pada 19 Agustus 2015. Uang yang diperoleh tersangka mencapai Rp 14 miliar. Eko akhirnya ditangkap dan diadili, namun usaha Al Habsyi sempat terkena imbasnya dan harus menjaga citra dengan susah payah.
Di balik kisah kisruh rumah tangganya, menarik pula disimak sisi lain kehidupan pesohor yang satu ini. Beberapa orang menyebut jika kehidupan ekonomi Al Habsyi sekarang cukup mapan.
Selain dari honor ketika ceramah on air maupun off air, bisnis suami Putri Aisyah Aminah juga tergolong sukses. Itu tampak dari rumah dan mobil mewah yang dikendarai pria kelahiran Palembang, Sumatera Selatan ini.
Ngomong-ngomong soal kendaraan, Al Habsyi ternyata punya mobil mewah jenis sedan yang sehari-hari digunakannya untuk berdakwah. Sejumlah netizen yang pernah bertemu langsung dengan Al Habsyi menyebut mobil Mercedes-Benz S-Class AMG.
Di Indonesia, harga mobil ini rata-rata di atas kisaran Rp 1 miliar.
“Pantesan recently habsyi ini hidupnya hedon yess. beberapa bulan yg lalu sempet ketemu, mobilnya S Class AMG euy macem punyanya rapi ahmad.. edun pisan lah pokokna mah,” tulis pemilik akun @shinta.nursatya.
“Sama saya juga pernah lihat dia pakai S Class. Woww...,” tulis pemilik akun @guntatana membenarkan.
Namun, saat mengalami kecelakaan di Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara, Al Habsyi mengendarai mobil MPV Toyota Innova. Mobil tersebut bisa dimiliki sebagai hasil atas jerih payah berdakwah. Tarif Al Habsyi sekali berdakwah dikabarkan mencapai di atas Rp 10 jutaan.
Tak hanya itu, dia juga memiliki sejumlah bisnis lain dijalankan, antara lain air mineral serta agen perjalanan yang punya cabang di beberapa daerah, salah satunya di Jawa Tengah.
Usaha inilah yang pernah dimanfaatkan seorang penipu yang juga PNS Kabupaten Kendal, Eko Edi Susanto. Penipuan itu berjalan sejak 2014 lalu.
Lewat nama usaha Jafisa Trade Center (JTC), Eko mengajukan kerja sama paket umrah murah dengan Al Habsyi. Kerja sama itu dilakukan dengan cabang Al Habsyi Travel di Jawa Tengah.
Eko kemudian menyebar brosur umroh dengan tawaran murah meriah serta memajang foto Ustadz Al Habsyi.
Tak pelak, ratusan calon jemaah pun mendaftar hingga mencapai 823. Namun, saat jadwal pemberangkatan 164 jemaah umrah untuk bulan Mei 2015 tiba, Eko menghilang. Ini yang membuat Al Habsyi Tour and Travel di Jawa Tengah kelabakan, karena terkena imbasnya juga.
Bahkan, pimpinan Al Habsyi Travel perwakilan Semarang, Farikhin Juwanda, terpaksa menjual aset pribadinya untuk menjaga nama baik Al Habsyi dan perusahaan miliknya. Penjualan itu digunakan untuk membiayai 164 jemaah yang sudah dijanjikan berangkat oleh Eko.
Kasus ini terungkap setelah Farikin melapor ke Polda Jateng pada 19 Agustus 2015. Uang yang diperoleh tersangka mencapai Rp 14 miliar. Eko akhirnya ditangkap dan diadili, namun usaha Al Habsyi sempat terkena imbasnya dan harus menjaga citra dengan susah payah.

0 Response to "Dikenal Ahli Berdakwah, Bagaimana Gaya Hidup Keseharian Al Habsyi? Beginilah Ceritanya.."
Post a Comment